Monday, June 14, 2010

371iloveyou satu #3

“Mengertilah, Ayuna.. Berhentilah menjodohkan aku dengan teman-temanmu.. Aku sangat menghargai usaha dan niat baik kamu.. Tapi aku benar-benar lagi nggak berniat untuk punya pacar saat ini..”

Altair Anabella Callista.

Bella. Setidaknya begitulah seluruh kerabat memanggil dirinya. Seorang gadis muda berusia 19 tahun yang berkuliah di Universitas Arcadia. Seorang gadis yang sangat langka ditemukan di era globalisasi yang serba instan. Seorang gadis yang nampak begitu kritis dan independen.

“Mau sampai kapan? Stuck sama masa lalu nggak akan membawa kamu ke dunia yang lebih baik, Anabella.. Martin kurang oke ya?”

Martinus Arditya, seorang pianis muda yang cukup tampan. Pesonanya sangat mampu membuat sejuta gadis terpana. Namun bagi Bella, Martin hanyalah bagian dari kaum adam yang hanya mampu menyakiti hati wanita dengan segala ketajaman pesonanya.

“Martin? Dia baik. Tampan. Sangat romantis.”
“Lalu? Kenapa kamu menolak untuk dijodohkan dengan dia? Banyak banget cowok yang udah aku kenalin ke kamu.. Martin cuma salah satunya.. Kenapa masih kamu tolak juga sih?”
“For now, the only reason is just because I’m happy for being single my dear, Ayuna..”

Ayuna hanya menghela napas mendengar jawaban dari sahabatnya itu. Pernyataan yang sudah sejuta kali ia dengar, namun ia tahu bahwa pernyataan itu hanyalah alibi Bella yang masih tergila-gila pada mantan pacarnya.

“Hmm.. Baiklah kalau kamu begitu yakin dengan keinginanmu itu.. By the way, memangnya kemarin Martin mengajak kamu kemana?”
“Makan malam di Segarra, Ancol. Sunset. Deburan ombak. All that kind of romantic stuffs. Cukup menggugah karena ternyata seleranya cukup bagus dalam memilih set menu makanan..”

Bella bercerita sambil melanjutkan mengetik makalah psikologi abnormal nya mengenai gangguan makan yang harus dikumpulkan besok siang.

“Lalu?”
“Lalu? Apalagi yang ingin kamu dengar? Aku cukup tertarik dengan semua caranya untuk menarik perhatianku, tapi dia tidak cukup cerdas untuk membimbingku pada tataran kognitif yang lebih tinggi lagi..”
“Ya ya.. Selalu ada yang kurang bagi miss obsessive yang satu ini.. Segalanya harus serba perfect.. Sempurna.. Ya sudahlah kalau begitu.. Padahal aku hanya tidak ingin melihat sahabatku menjadi perawan tua..”

Bella tergelak mendengar pernyataan Ayuna barusan.

“Jangan tertawakan niat baik aku, Anabella..” Ayuna meringis.
“Oh my God! Ayuna.. Aku bukan menertawakan niat baikmu.. Aku sangat berterima kasih.. Tapi aku baru berumur sembilas belas tahun.. Masih banyak sekali impian yang harus aku capai.. Aku yakin di sepanjang jalan meraih impian itu, aku akan bertemu seseorang yang luar biasa menakjubkan dan bisa menjadi pendamping hidupku.. Tenang saja..”

“Whatever you say, Bella.. Kamu tidak akan pernah tahu siapa yang menakjubkan jika kamu tidak pernah mencoba..”

Ayuna melempar pandang ke sekeliling C Square. Sementara Bella bergumul dengan pikirannya sendiri.

Aku sangat mudah tertarik pada pria yang humble dan supel. Namun lagi-lagi, bayang-bayang masa lalu bersama Aldrick selalu menghantui diriku. Kenangan yang indah sekaligus menyakitkan kerap menyambangi pikiranku. Aku sangat ingin keluar dari semua ini, Ayuna, tapi tidak bisa semudah itu.

Lamunan Bella terpecah oleh pekikan Ayuna.
“My God! Aku lupa aku ada janji untuk lunch sama Michael di Mistletoe! Aku harus pergi sekarang.. Kamu nggak apa-apa sendirian?” Ayuna panik dan langsung membereskan barang-barangnya.
“Nggak apa-apa.. Bentar lagi Sabrina juga kesini kok..”
“Oke.. Aku duluan ya.. Talk to you later, darla!”
“Yup.”

Bella menatap kepergian Ayuna yang berlari-lari menuju Mistletoe Square, sebuah tempat hangout di sebelah gedung kampus Universitas Arcadia. Ia hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Ayuna yang selalu ajaib. Bella seringkali merasa gemas melihat tingkah lakunya yang cenderung polos dan lugu, tapi suka sok dewasa. Ayuna adalah teman pertama Bella di kampus sekaligus teman yang paling nggak betah melihat Bella yang mencintai kesendiriannya. Baginya, nggak punya pacar sama saja merelakan masa muda lewat begitu saja. Ayuna sudah tiga tahun berpacaran dengan Michael, sahabat Aldrick.
***

No comments:

Post a Comment